Dalam upaya pencegahan penularan covid-19 telah dilakukan Rapid Test kepada pengemudi OJOL. Rapid test dilakukan secara bertahap di mulai pada hari Senin tanggal 11 sampai dengan 13 Mei 2020. Rapid test tersebut dilaksanakan di Kantor Grab Jl. Perdana Pontianak. Selain dilakukan Rapid Test pengemudi ojek on line (OJOL) juga diberikan bantuan berupa paket sembako dari Gubernur Kalimantan Barat. Rapid Test ini dilaksanakan selama tiga hari karena jumlah pengemudi OJOL yang hadir mencapai 413 orang.
Saat berada di kantor Grab untuk monitoring pelaksanaan rapid Tes OJOL, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat Drs. Manto, M.Si menyatakan bahwa pelaksanaan rapit tes kepada pengemudi OJOL tersebut merupakan arahan dari Bapak Gubernur, dimana hasil rapid tes akan menjadi panduan untuk mengambilkan kebijakan lebih lanjut dan bagi yang reaktif akan ditangani secara profesional oleh pihak Dinas Kesehatan, data mereka yang reaktif privasinya akan dilindungi tidak disebar luaskan karena hasil rapid tes ini sekitar 60%-70% akurasinya. Dijelaskannya pula bahwa selain rapid tes ada juga kegiatan tambahan yaitu pembagian sembako kepada OJOL yang juga merupakan arahan Bapak Gubernur ujarnya.
Semoga bantuan paket sembako dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sedikit banyak dapat mengurangi beban mereka, karena tidak sedikit mereka yang mengeluhkan berkurangnya pelanggan yang menggunakan jasa OJOL dalam masa pendemi covid-19 ini. Kondisi ini tentunya secara otomatis akan mengurangi pengasilan mereka.
Agar pelaksanaan Rapit test dan pemberian bantuan sembako dapat berjalan dengan tertib dan lancar, terlihat beberapa petugas Dishub Provinsi mengatur antrian dan memberikan arahan kepada pengemudi OJOL agar protokol kesehatan masa pendemi ini dapat dilakukan seperti memakasi masker, mencuci tangan dan physical distancing pada tempat dilakukannya Rapid Test. Sedangkan yang melakukan rapid tes dari Unit Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. (Hisamudin.TeamDishub)